HRD (Human Resource & Development)

Human Resource & Development atau biasa disingkat HRD, adalah salah satu profesi atau jabatan yang dimiliki oleh seseorang di sebuah perusahaan. Individu yang mendapatkan jabatan ini harus memiliki latar belakang pendidikan Psikologi. Mengapa harus memiliki latar belakang Psikologi?, pasti kalian semua bertanya-tanya kan? Memangnya kalau dari jurusan lain tidak bisa jadi HRD ya? simak dulu deh ulasannya, nanti baru bisa ambil kesimpulan.

HRD memiliki tanggung jawab pada perusahaan untuk menyediakan sumber daya manusia (karyawan/pegawai) yang dibutuhkan oleh perusahaan sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Pada dasarnya, kriteria adalah tolak ukur atau syarat yang dibuat oleh perusahaan yang wajib dipenuhi oleh semua karyawan yang nantinya akan bekerja di perusahaan tersebut, kriteria biasanya mencakup peihal kemampuan inteligensi dan kepribadian.

Untuk mengukur sejauhmana kemampuan dan kepribadian calon karyawan, dibutuhkan proses seleksi dengan menggunakan psikotest agar dapat diketahui apakah calon karyawan tersebut memiliki kemampuan dan kepribadian yang sesuai dengan yang di inginkan oleh perusahaan.

Misalnya, sebuah perusahaan membutuhkan seorang karyawan untuk bekerja di bagian keuangan, kriteria yang dibutuhkan adalah calon karyawan tersebut harus memiliki daya analisa dan kemampuan menghitung yang tinggi serta memiliki kepribadian mampu bekerja di bawah tekanan dan siap bekerja dengan target (deadline). Sudah menjadi kewajiban HRD untuk segera menyediakan sumber daya yang dibutuhkan dengan membuka dan mengumumkan lowongan kerja ke berbagai pihak, setelah ada calon pelamar kerja, barulah diadakan seleksi kepada para pelamar kerja tersebut guna memilih pelamar kerja  mana yang memenuhi syarat dan kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan.

 Dalam pelaksanaannya, dunia HRD tidak hanya merekrut calon karyawan saja ya guys. Dunia HRD mencakup Recruitment (perekrutan), Selection (penyeleksian) and Placement (penempatan). Dalam proses rekrutmen, HRD memiliki tugas untuk menyebarkan informasi bahwa perusahaan tersebut sedang membuka lowongan kerja ke berbagai pihak dan masyarakat luas guna menarik minat calon pelamar kerja sebanyak-banyaknya. Setelah terkumpul data pelamar kerja, HRD melanjutkan ke proses seleksi yang dimulai dari seleksi administrasi (mempelajari biodata si pelamar kerja), seleksi dengan menggunakan psikotest dan interview (wawancara). Setelah proses seleksi tersebut selesai, HRD memiliki tugas untuk menempatkan karyawan tersebut ke posisi atau bagian yang sesuai dengan bidang dan keahliannya.

Tugas lain yang dimiliki HRD adalah memberikan pelatihan dan pengembangan, melakukan performance appraisal (penilaian kerja karyawan) serta memberikan bimbingan konseling jika ada karyawan yang bermasalah. Intinya, apapun yang menyangkut perihal karyawan di perusahaan, sebagian besarnya adalah tanggung jawab HRD.  

Gimana guys, sudah paham mengenai profesi HRD? Buat kalian para sarjana psikologi yang fokus ke dunia industri, peluang berkarir di dunia HRD masih sangat terbuka lebar ya guys

Selamat memilih karir di masa depan.

#SUKSESHargaMati

 

 

Referensi :